STUDI KELAYAKAN BISNIS ISLAM
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu
Tugas
Mata Kuliah Studi Kelayakan Bisnis
Di susun oleh:
Yulina Ester Manafe
14180230
Dosen Pembimbing
Fretty Welta
FAKULTASEKONOMI DAN BISNIS ISLAM
JURUSAND3 PERBANKANSYARIAH
UINRADEN FATAHPALEMBANG
2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karuniaNya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah ini yang berjudul “ASPEK PASAR DAN PEMASARAN” yang merupakan salah satu tugas mata kuliah STUDI KELAYAKAN BISNIS kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, karena berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak, demi penyempurnaan kedepan.
Dengan kerendahan hati, kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing mata kuliah ini dan Dengan kerja keras yang tinggi dan kekompakan yang merupakan elemen yang sangat penting, kami bahu membahu menyusunnya.Di harapkan makalah ini dapat memberikan pengetahuan lebih luas lagi tentang di dunia pendidikan kepada kita semua.Kami menyadari atas kekurangan dan kesalahan padapembuatan makalah ini, maka dari itu kami akan membutuhkan kritik dan saran dari teman-teman juga para pembimbing demi kesempurnaan pembuatan makalah kami berikutnya.
Akhir kata, kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunnya makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita, Aamiin.
Palembang,18 November 2015
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................i
DAFTAR ISI...................................................,,,..............................i
BAB I PENDAHULUAN
DAFTAR ISI...................................................,,,..............................i
BAB I PENDAHULUAN
A.LatarBelakang.........................................................................4
B.Tujuan.....................................................................................5
BAB II PEMBAHASAN
2.1. Tinjauan Umum...............................................................................7
2.2.Segmentasi Pasar............................................................................8
2.2.Segmentasi Pasar............................................................................8
2.3. Permintaan & Penawaran...............................................................9
2.4.Pesaing dan Peluang Pasar............................................................13
2.5. Proyeksi Penjualan.............................................................16
2.6. Strategi Pemasaran............................................................16
BAB III PENUTUP
3.1Kesimpulan.......................................................................................19
3.2.Saran......................................................................................19
Daftar Pusataka.....................................................................................20
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Rumah makan Pindang ikan dan tulangHaji Syukri merupakan salah satu UMKM yang berada di kawasan KM 11,5 Palembang. Rumah makan Haji Syukri pada awalnya adalah usaha keluarga yang di rintis oleh Haji Syukri. Selanjutnya usaha keluaraga ini terus berkembang dan memiliki banyak cabang, yang mengelolaannya dilanjutkan oleh putraputra beliau. Beberapa rumah makan dengan label Haji Syukri yang beradadi JL Kampus TegalK M 11.5 Palembang adalah,Pindang ikan dan tulang Haji syukri, Soto Haji syukri, dan Pecel pincuk & ayam kremes Haji syukri. Walupun ketiga rumah makan tersebut sama-sama menggunakn label Haji syukri, namun pengelolaan atau menejemennya tidak dilakukan oleh satu orang. Pengelolaan warung Haji syukri dilakukan secara pribadi oleh cucu beliau.
Rumah makan Pindang ikan dan tulang Haji syukri ini terletak di Jl Kampus tegal Usaha ini baru berdiri sekitar 5 bulan. Label Haji syukri yang sudah terkenal dengan kualitas masakannya, dianggap akan dapat mendorong berkembengnya rumah makan ini. Dengan menawarkan produk baru dari label Haji syukri, di harapkan konsumen akan lebih tertarik untuk datang. Menu baru ini diharapkan dapat melengkapi referensi kuliner masyarakat di wilayah Sumatera Selatan, terutama di sekitar wilayah kampus tegal KM 11 Palembang, pada kuliner dengan label Haji syukri. Seperti halnya jenis UMKM lainnya, rumah makan ini juga memiliki peran penting dalam membangun kekuatan perekonomian daerah. Dengan adanya usaha-usha semacam ini, penerimaan daerah terhadap pajak akan meningkat, selain itu keberadaan UMKM akan lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah. Dampak positif lain dari keberadaan UMKM dan usaha-usaha sejenis ini adalah adanya penyerapan tenaga kerja yang signifikan. Sehingga secara jelas, keberadaan UMKM disuatu daerah akan memberikan dampak langsung kepada pergerakan perekomian dan kesejahteraan sosial dimasyarakat. Selain itu, keberadaan UMKM akan memberikan dampak terhadap perekomian di daerah dan akan terakumulasi sehingga memberi dampak terhadap perekonomiannasional.
UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian, hal ini dikarenakan beberapa keunggulan yang dimiliki oleh UMKM diantaranya,Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk, Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam perusahaan kecil,Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah dengan cepat dibandingkan denganperusahaan berskala besar yang pada umumnya birokratis, serta Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.Dengan mengaitkan keunggulan-keunggulan tersebut pada kondisi masyarakat kita,UMKM kan lebih dapat bertahan dalam kondisi perekomian yang tidak stabil seperti saaat ini. Penyerapan tenga kerja yang ada pada UMKM ajuh lebih besar dari pada usaha besar,hal ini dikarenakan untuk masuk pada sektor usaha ini kita tidak memerlukan kemampuan profesional kusus, yang mana tidak banyak dikuasi oleh sebagian besar masyarakat kita. Oleh karena itu, keberadaan UMKM disuatu wilayah selain akn mempengaruhi perekonomian masyarakat, hakl ini juga kan berpengaruh terhadap kehidupan sosilmasyarakatnya. Dalam analisis Studi Kelayakan Bisnis, aspek sosial ekonomi pada UMKM sangat penting untuk dikaji. Hal ini dikarenakan adanya harapan yang ditumpukan oleh masyarakat dan pemerintah, pada setiap UMKM yang ada di wilayah mereka. Harapan-harapan ini tentunya harus dilselaraskan dengan kebutuhan yang juga dimilik oleh para pemilik UMKM. Masyarakat berharap, dengan adanya UMKM diwilayahnya, akan memacu adanya pertumbuhan perekonomian. Pertumbuhan perekonomian ini depat diindikasikan dengan meningkatnya mobilitas produk-produk, baik berupa barang maupun jasa di tengah-tengah masyarakat. Selain itu keberdaan UMKM diharapkan tidak menimbulkan suatu kesenjangan sosial serta dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran yang ada di wilayah tersebut.
Dilain pihak, pemerintah juga sangat di untungkan dengan adanya UMKM. Sepertiyang kita ketahui, salah satu sumber pendapatan terbesar daerah adalah pajak. Keberadaan UMKM memberikan kontribusi pajak kepada pemerintah dalam jumlah yang besar. Keberadaan UMKM juga membentu mengurangi beban pemerintah dalam penanganan pengangguran. Dengan melihat banyaknya stakeholder yang terlibat dalam lingkup suatu perekonomian, aspek kelayakan ini sangat perlu untuk di kaji. Dengan adanya studi pada aspek ini, kita dapat malihat seberapa besar kontribusi Rumah makan Pindang ikan dan tulang Haji Syukri ini terhadap stakeholder yang ada. Stakeholder disini adalah pemilik sebagai pelaku usaha, masyarakat sebagai konsumen dan pelaku ekonomi, serta pemerintah sebagai pembuat kebijakan.
B. Tujuan Perusahaan Dalam Pemasaran
Tujuan perusahaan dalam memasarkan produknya ini dapat bersifat jangka pendek atau jangka panjang. Secara khusus dalam aspek pasar dan pemasaran bahwa tujuan perusahaan untuk memproduksi atau memasarkan produknya dapat dikategorikan sebagai berikut:
1. Untuk meningkatkan penjualan dan laba
2.Untuk menguasai pasar
3.Untuk mengurangi saingan
4.Untuk menaikan prestasi produk tertentu dipasaran
5.Untuk memenuhi pihak-pihak tertentu
Sedangakan tujuan kegiatan pemasaran suatu produk atau jasa secara umum adalah sebagai berikut :
1. Memaksimumkan konsumsi atau dengan kata lain memudahkan atau merangsang konsumsi
2. Memaksimumkan kepuasan konsumen
3. Memaksimumkan pilihan (ragam produk)
4. Memaksimumkan mutu hidup (kualitas, kuantitaf, ketersediaan, harga pokok barang, mutu lingkungan fisik, dan mutu lingkungan kultur)
5. Meningkatkan penjualan barang dan jasa
6. Ingin menguasai pasar dan menghadapi pesaing
7. Memenuhi kebutuhan akan suatu produk atau jasa
8. Memenuhi keinginan para pelanggan akan suatu produk atau jasa
Rumah makan Pindang ikan dan tulang Haji syukri ini terletak di Jl Kampus tegal Usaha ini baru berdiri sekitar 5 bulan. Label Haji syukri yang sudah terkenal dengan kualitas masakannya, dianggap akan dapat mendorong berkembengnya rumah makan ini. Dengan menawarkan produk baru dari label Haji syukri, di harapkan konsumen akan lebih tertarik untuk datang. Menu baru ini diharapkan dapat melengkapi referensi kuliner masyarakat di wilayah Sumatera Selatan, terutama di sekitar wilayah kampus tegal KM 11 Palembang, pada kuliner dengan label Haji syukri. Seperti halnya jenis UMKM lainnya, rumah makan ini juga memiliki peran penting dalam membangun kekuatan perekonomian daerah. Dengan adanya usaha-usha semacam ini, penerimaan daerah terhadap pajak akan meningkat, selain itu keberadaan UMKM akan lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah. Dampak positif lain dari keberadaan UMKM dan usaha-usaha sejenis ini adalah adanya penyerapan tenaga kerja yang signifikan. Sehingga secara jelas, keberadaan UMKM disuatu daerah akan memberikan dampak langsung kepada pergerakan perekomian dan kesejahteraan sosial dimasyarakat. Selain itu, keberadaan UMKM akan memberikan dampak terhadap perekomian di daerah dan akan terakumulasi sehingga memberi dampak terhadap perekonomiannasional.
UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian, hal ini dikarenakan beberapa keunggulan yang dimiliki oleh UMKM diantaranya,Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk, Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam perusahaan kecil,Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah dengan cepat dibandingkan denganperusahaan berskala besar yang pada umumnya birokratis, serta Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.Dengan mengaitkan keunggulan-keunggulan tersebut pada kondisi masyarakat kita,UMKM kan lebih dapat bertahan dalam kondisi perekomian yang tidak stabil seperti saaat ini. Penyerapan tenga kerja yang ada pada UMKM ajuh lebih besar dari pada usaha besar,hal ini dikarenakan untuk masuk pada sektor usaha ini kita tidak memerlukan kemampuan profesional kusus, yang mana tidak banyak dikuasi oleh sebagian besar masyarakat kita. Oleh karena itu, keberadaan UMKM disuatu wilayah selain akn mempengaruhi perekonomian masyarakat, hakl ini juga kan berpengaruh terhadap kehidupan sosilmasyarakatnya. Dalam analisis Studi Kelayakan Bisnis, aspek sosial ekonomi pada UMKM sangat penting untuk dikaji. Hal ini dikarenakan adanya harapan yang ditumpukan oleh masyarakat dan pemerintah, pada setiap UMKM yang ada di wilayah mereka. Harapan-harapan ini tentunya harus dilselaraskan dengan kebutuhan yang juga dimilik oleh para pemilik UMKM. Masyarakat berharap, dengan adanya UMKM diwilayahnya, akan memacu adanya pertumbuhan perekonomian. Pertumbuhan perekonomian ini depat diindikasikan dengan meningkatnya mobilitas produk-produk, baik berupa barang maupun jasa di tengah-tengah masyarakat. Selain itu keberdaan UMKM diharapkan tidak menimbulkan suatu kesenjangan sosial serta dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran yang ada di wilayah tersebut.
Dilain pihak, pemerintah juga sangat di untungkan dengan adanya UMKM. Sepertiyang kita ketahui, salah satu sumber pendapatan terbesar daerah adalah pajak. Keberadaan UMKM memberikan kontribusi pajak kepada pemerintah dalam jumlah yang besar. Keberadaan UMKM juga membentu mengurangi beban pemerintah dalam penanganan pengangguran. Dengan melihat banyaknya stakeholder yang terlibat dalam lingkup suatu perekonomian, aspek kelayakan ini sangat perlu untuk di kaji. Dengan adanya studi pada aspek ini, kita dapat malihat seberapa besar kontribusi Rumah makan Pindang ikan dan tulang Haji Syukri ini terhadap stakeholder yang ada. Stakeholder disini adalah pemilik sebagai pelaku usaha, masyarakat sebagai konsumen dan pelaku ekonomi, serta pemerintah sebagai pembuat kebijakan.
B. Tujuan Perusahaan Dalam Pemasaran
Tujuan perusahaan dalam memasarkan produknya ini dapat bersifat jangka pendek atau jangka panjang. Secara khusus dalam aspek pasar dan pemasaran bahwa tujuan perusahaan untuk memproduksi atau memasarkan produknya dapat dikategorikan sebagai berikut:
1. Untuk meningkatkan penjualan dan laba
2.Untuk menguasai pasar
3.Untuk mengurangi saingan
4.Untuk menaikan prestasi produk tertentu dipasaran
5.Untuk memenuhi pihak-pihak tertentu
Sedangakan tujuan kegiatan pemasaran suatu produk atau jasa secara umum adalah sebagai berikut :
1. Memaksimumkan konsumsi atau dengan kata lain memudahkan atau merangsang konsumsi
2. Memaksimumkan kepuasan konsumen
3. Memaksimumkan pilihan (ragam produk)
4. Memaksimumkan mutu hidup (kualitas, kuantitaf, ketersediaan, harga pokok barang, mutu lingkungan fisik, dan mutu lingkungan kultur)
5. Meningkatkan penjualan barang dan jasa
6. Ingin menguasai pasar dan menghadapi pesaing
7. Memenuhi kebutuhan akan suatu produk atau jasa
8. Memenuhi keinginan para pelanggan akan suatu produk atau jasa
BAB II
PEMBAHASAN
ASPEK PASAR DAN PEMASARAN
2.1 Tinjauan Umum
Bagian ini masuk kategori bagian yang penting dalam menjalankan kegiatanberlangsungya bisnis untuk menarik konsumen dan menguasai pasar. Aspek pasar adalah salah satu tolak ukur kegiatan bisnis, dimana pemasaran ataumarketing mix ini harus diahami betul oleh pemasar produk baik teori dari pemasaran maupupun penerapannya.Sebelum penerapan pemasaran di lakukan, pemasar harus mengerti dan mengonsep untuk segmentasi segmentasi pasar yang di tuju, segmentasi pasar harus di perhatikan betul pada saat pemasar memasarkan produk tersebut, dengan memahami teori pemasaran mengenai segmentasi pasar, adalah salah satu pegangan atau pedoman untuk pemasaran produk, hal ini bertujuan agar pada saat pemasaran, segmentasi pasar tepatsasaran tanpa ada salah, kerana bila ada kesalahan pada saat segmentasi akan membuat fatal dan akan mendatangkan rugi.
Segmentasi pasar adalah penempatan- penempatan di mana produk ini di pasarkan dengan tepat mengenaigender, geografis,psikomotorik, psikologis. Karena produk ini adalah produk makanan maka yang harus di perhatikan adalah semua masyarakat tanpamengenal wilayah, kaya dan miskin, semua golongan dapat menikmatinya, jadi untuk segmennya mengglobal. Hal yang harus di perhatikan pada saat pemasaran, teori pemasaran ada 4 unsur yang harus di perhatikan oleh pemasar, diantaranya adalah harga, promosi, tempat dan saluran distribusi, ke empat unsur inin harus lebih di perhatikann dimana keempat unsur ini tidak bisa di pisahkan, harus berjalan secara keseluruhan, apabila ada salah satu unsur tidak teresalisasi dengan baik, maka akan mempengaruhi yang lain. Maka dari itusemua harus terealisasikan dengan baik, dimana pemasar harus menentukan harga dari produk tersebut, harga harus di sesuaikan dengan perekonomian masyrakat, dan kualitas dari produk tersebut, karena kalau tidak di sesuaikan maka akan berdampak pada ketidakepuasan masyarakat terhadap produk tersebut, maka dari itu penyesuaian harga padamasyarakat sangat penting dan harus di perhatikan.
Segmentasi pasar adalah penempatan- penempatan di mana produk ini di pasarkan dengan tepat mengenaigender, geografis,psikomotorik, psikologis. Karena produk ini adalah produk makanan maka yang harus di perhatikan adalah semua masyarakat tanpamengenal wilayah, kaya dan miskin, semua golongan dapat menikmatinya, jadi untuk segmennya mengglobal. Hal yang harus di perhatikan pada saat pemasaran, teori pemasaran ada 4 unsur yang harus di perhatikan oleh pemasar, diantaranya adalah harga, promosi, tempat dan saluran distribusi, ke empat unsur inin harus lebih di perhatikann dimana keempat unsur ini tidak bisa di pisahkan, harus berjalan secara keseluruhan, apabila ada salah satu unsur tidak teresalisasi dengan baik, maka akan mempengaruhi yang lain. Maka dari itusemua harus terealisasikan dengan baik, dimana pemasar harus menentukan harga dari produk tersebut, harga harus di sesuaikan dengan perekonomian masyrakat, dan kualitas dari produk tersebut, karena kalau tidak di sesuaikan maka akan berdampak pada ketidakepuasan masyarakat terhadap produk tersebut, maka dari itu penyesuaian harga padamasyarakat sangat penting dan harus di perhatikan.
Faktor kedua yang di perhatikan adalah promosi atau disebut dengan promotional mix, promosi produk harus di realisasikan dengan baik juga, karena agar masyrakat bisa mengetahui produk yang di pasarkan ke pasar. Faktor yang ketiga yang harus di perhatikan adalah tempat, karena produk yang di pasarkan adalah makanan, makanan untuk ke semua masyarakat baik pria, maupun wanita, baik kaya dan miskin, semua kami pasarkan, jadi untuk masalah tempat sangat mudah. Dan yang terakhir ini adalah faktor yang sangat penting juga untuk pemasaran produk yaitu, saluran distribusi, saluran distribusi adalah salauran dimana ada pihak yang turut membantu produk yang di pasarkan, saluran distribusi harus di tempatkan ke agen, misalnya produk ada yang membantu memasarkan atau menaruhnya ke tempat sebagai agen.
2.2 Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar artinya membagi pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan produk atau marketing mix yang berbeda pula. Untuk melakukan segmentasi pasar terdiri dari beberapa variabel yang harus diperhatikan agar segmentasi yang telah dilakukan tepat sasaran. Variabel untuk melakukan segmentasi terdiri dari segmentasi pasar konsumen dan segmentasi pasar industrial. Variabel utama untuk melakukan segmentasi menurut philip Kotler, antara lain :
a. Segmentasi berdasarkan geografis (bangsa, provinsi, kabupaten, kecamatan, iklim).
b. Segmentasi berdasarkan demografis (umur, jenis kelamin, ukuran keluarga, daur hidup keluarga, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, agama, ras).
c. Segmentasi berdasarkan psikografis (kelas sosial, gaya hidup, karakteristik kepribadian).
d. Segmentasi berdasarkan perilaku (pengetahuaan, sikap, kegunaan, tanggap terhadap suatu produk).
1. Segmentasi Geografik
Penempatan lokasi bisnis yaitu di kota, dimana masyarakat kota lebih suka makanan yang siap saji dan instan,
karena masyarakat kota lebih dominan sibuk berkerja tanpa makan di rumah, dari kondisi seperti ini masyarakat kota lebih memilih makan di luar dari pada di rumah, selain itu lokasi dekat dengan mahasiswa, hal ini dapat menambah pelanggan, dari pada di desa masyarakat lebih dominan makan di rumahnya sendiri , jarang makan di luar, atau beli di warung. Dari segi uang, masyarakat kota sangat punya banyak uang, jadi untuk membeli sesuatu sangat mudah.
2. Segmentasi demografik.
Segmentasi Demografik, yakni membagi pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan; usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, agama, ras, kebangsaan, pendapatan.Segmen utamanya adalah masyarakat semua kalangan usia yang berada di daerah Sumatera Selatan khususnya daerah kampus Universitas IGM.
3. Segmentasi Psikografik.
Segmentasi psikomotorik yakni membagi pasar menjadi beberapa unit berdasarkan,kelas sosial, gaya hidup, kepribadian. Pastinya gaya hidup dan kepribadian masyarakat kota dan masyarakat desa sangat berbeda, mayoritas di masyrakat desa tidak gemar untuk membeli jajanan di luar, lebih memilih makan masakan di rumah sendiri dari pada di luar. Sedangkan pada masyarakat kota terutama di lingkungan kampus universitas IGM lebih gemar untuk membeli jajanan di luar, karena lebih instan untuk memamakannya.
4. Segmentasi Tingkah Laku Demografik.
Segmentasi Tingkah Laku Demografik yakni membagi pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan pada, pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi terhadap suatu produk. Masyarakat kota terutama di lingkungan kampus universitas IGM lebih respon terhadap suatu produk, terutama dalam hal kuliner, terutama pada mahasiswa yang lebih mempunyai keinginan tinggi untuk menikmati berbagai kuliner di sekitar universitas IGM.
Dari segmentasi tersebut di pilih lokasi usaha di lingkungan sekitar kampus, guna untuk menarik pelanggan sebanyak-banyaknya.
2.3 Permintaan dan Penawaran
Permintaan yaitu jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli pada berbagai tingkat harga, waktu, dan tempat tertentu. Penawaran yaittu Adanya permintaan belum mewujudkan adanya transaksi jual beli di pasar tanpa adanya penawaran. Penawaran diperlukan untuk memenuhi permintaan. atau, adanya permintaan mendorong penjual untuk menyediakan dan menawarkan barang dagangannya. Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan penjual pada harga, waktu, dan tempat tertentu. Dari indikator yang lainnya, hal ini adalah faktor utama yang harus di perhatikan,yaitu menganalisis permintaan dan penawaran, dimana prdusen dapat mengetahui permintaan-permintaan dan penawaran-penawaran dari konsumen. cara ini adalah upaya untuk mencari responden dari produk yang dipasarkan, dengan cara ini dapat mengetahui apa yang di butuhkan dan apa yang di inginan dari konsumen, dimana konsumen harus merasa terpuaskan dengan apa yang disajikan dan dipasarkan, karena kepuasan dari konsumen adalah poin yang terpenting untuk kelangsungan bisnis. Kelangsungan dan berkembangnya bisnis tersebut, di dasari dari pelayanan yang sangat bagus dan memberikan cita rasa yang bisa membuat masyarakat tidak berpaling dari produk yang dipasarkan. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap individu memliki selera yang berbeda terhadap produk yang dipasarkan, keinginan masyarkat yang bervariatif terhadap suatu produk membuat produsen harus menciptakan suatu strategi dan rencana kedepan untuk menyesuaikan permintaan dari masyarakat, guna untuk mempertahankan pelanggan dan menambah pe langgan. Maka di butuhkan suatu analisa, dengan membuat kuisoner yang didalamnya terdapat penilaian-penilaian terhadap warung makan Pindang ikan dan tulang syukri guna untuk mengetahui responden dari masyarakat. Kuisoner ini sangat berperean penting untuk kelangsungan bisnis, setidaknya setiap tahunnya diberikan kuisoner ini kepada masyarakat, karena itu sebuah motivasi bisnis untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan yang terbaik untuk pelanggan.Dari data yang kami rangkum mengenai permintaan dan penawaran di Warung Makan Pindang Ikan Dan Tulang Haji Syukri adalah sebagai beriku:
1. Penawaran
Belakangan ini penggemar Pindang ikan dan tulang dibuat khawatir karena beredarnya kabar bahwa Pindang ikan dan tulang yang dijual di pasaran mengandung banyak bahan pengawet yang berbahaya untuk tubuh.Kini, Anda tidak perlu khawatir. Ada Pindang ikan dan tulang dengan rasa lezat yang bisa Anda nikmati tanpa takut akan bahaya bahan pengawet. Selain kompo Pindang ikan dan tulang sisinya yang sehat, Pindang ikan dan tulang ini juga amat memikat selera.Warna Pindang ikan dan tulang yang khas dan aroma yang menggoda selera yang ditawarkan membuat lidah yang memakan begitu penasaran untuk mencicipinya. Kalau biasanya penyajian Pindang ikan dan tulang yang monoton, tapi disini di dalam mangkok terdapat sayuranyang segar sebagai lalapannya dan Pindang ikan dan tulang yang besar dan dagingnya mudah di makan menambah kelezatan nya, kini kita bisa melahap Pindang ikan dan tulang dengan mantap dan puas.
2. Produk
Produk yang ditawarkan adalah produk Pindang ikan dan tulang yang memiliki cita rasa yang berbeda dan unik berbeda dengan produk Pindang ikan dan tulang lainnya. Kami memberi nama produk kami dengan khas nama “ Pindang ikan dan tulang haji.syukri”. Maksud dari produk kami adalah Pindang ikan dan tulang dengan rasa yang berbeda dengan rasa yang lainnya. Dengan mengombinasikan antara sayuran segar dengan pindang tulang dan ikan yang besar ukurannya dan warna nya yang menggoda selera terasa Pindang ikan dan tulang lebih nikmat. Pastinya kepuasan pelanggan adalah hal utama bagi Pindang ikandan tulang lebih nikmat. pastinya kepuasan pelanggan adalah hal utama bagi pundang ikan dan tulang haji syukri.
3. Place (tempat/lokasi)
Tempat yang dipilih untuk lokasi bisnis atau usaha tersebut, dipilih lokasi yang strategis, dimana lokasi tempat usaha ini, dekat dengan diantara banyak orang, dan akses transportasi untuk sampai di lokasi tersebut cukup mudah, baik pejalan kaki, atau berkendara pun mudah untuk ke lokasi tsrsebut, di mana lokasi ini dekat dengan jalan raya dan sering di pakai untuk aktivitas-aktivitas masyarakat setiap hari.Jadi siapapun bisa dengan mudah ke warung makan ayam bakar haji syukri. Lerak atau lokasi warung makan ayam bakar h.syukri sangat strategis, yaitu berada di pinggir jalan. Di sana adalah pusatkeramaian masyarakat, baik dari masyarakat ataupun dari mahasiswa. karena lokasi tersebut adalah kawasan mahasiswa-mahasiswa beroperasi di wilayah tersebut, jadi untuk mentargetkan omset yang tinggi dapat terealisasikan sesuai dengan keinginan produsen. Selain itu tempatnya juga bersih, baik meja makan, lantai, tempat duduk dan toilet untuk pelanggan semuanya bersih dan pastinya membuat makanan Pindang ikan dan tulang haji syukri higienis dan dihindarkan dari penyakit.
4. Price(harga)
Harga adalah sejumlah uang dan atau barang yang dibutuhkan untuk mendapatkan kombinasi dari barang lain yang disertai dengan pemberian jasa. Dimana harga dari produk tersebut disesuikan dengan harga bahan baku, dan disesuaikan dengan masyarakat. Menjadikan harga tersebut loyal dan masyarakat dapat menjangkaunya.Untuk harga yang ditawarkan oleh Pindang ikan dan tulang haji syukri adalah bervariasi.berikut ini adalah harga dari Pindang ikan dan tulang di warung makan Pindang ikan dan tulang haji syukri:
1. Nasi Pindang ikan dan tulang (ikan laut) ; Rp. 13.500
2. Nasi Pindang ikan dan tulang (ikan sungai) ; Rp. 15.000
3. Teh hangat ; Rp. 2.500
4. Es teh ; Rp. 2500
5. Jeruk hangat; Rp. 3000
6. Es jeruk; Rp. 3000
Pendekatan penetapan harga yang di pakai untuk warung makan Pindang ikan dan tulang haji syukri adalah;
1. Cost based pricing (penetapan harga berdasarakan biaya)
Metode Cost based pricing merupakan metode penetapan harga berdasarkan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk tersebut. Penetapan harga tersebut di pakai warung makan Pindang ikan dan tulang haji sykuri karena, pastinya untuk menentukan harga suatu produk tidak asal-asalan karena harus didasari perhitungan yang detail untuk menentukan nominal harga yang ditentukan. Perhitungan tersbut adalah mulai dari harga bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya-biaya lainnya terkait dengankelangsungan opesrasional warung makan Pindang ikan dan tulang haji syukri. Harga dari Pindang ikan dan tulang tersebut meskipun di hitung dari biaya-biaya bahan baku dan biaya-biaya lain, tapitetap untuk harga pindang ikan dan tulang di warung makan haji syukri sangat terjangkau dan harganya pas untuk masyar
akat khususnya di wilayah Sumatera Selatan,harganya Rp.13.500 untuk Pindang ikan dan tulang (ikan laut) dan Rp.15.000 untuk Pindang ikan dan tulang (ikan sungai).
2.2 Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar artinya membagi pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan produk atau marketing mix yang berbeda pula. Untuk melakukan segmentasi pasar terdiri dari beberapa variabel yang harus diperhatikan agar segmentasi yang telah dilakukan tepat sasaran. Variabel untuk melakukan segmentasi terdiri dari segmentasi pasar konsumen dan segmentasi pasar industrial. Variabel utama untuk melakukan segmentasi menurut philip Kotler, antara lain :
a. Segmentasi berdasarkan geografis (bangsa, provinsi, kabupaten, kecamatan, iklim).
b. Segmentasi berdasarkan demografis (umur, jenis kelamin, ukuran keluarga, daur hidup keluarga, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, agama, ras).
c. Segmentasi berdasarkan psikografis (kelas sosial, gaya hidup, karakteristik kepribadian).
d. Segmentasi berdasarkan perilaku (pengetahuaan, sikap, kegunaan, tanggap terhadap suatu produk).
1. Segmentasi Geografik
Penempatan lokasi bisnis yaitu di kota, dimana masyarakat kota lebih suka makanan yang siap saji dan instan,
karena masyarakat kota lebih dominan sibuk berkerja tanpa makan di rumah, dari kondisi seperti ini masyarakat kota lebih memilih makan di luar dari pada di rumah, selain itu lokasi dekat dengan mahasiswa, hal ini dapat menambah pelanggan, dari pada di desa masyarakat lebih dominan makan di rumahnya sendiri , jarang makan di luar, atau beli di warung. Dari segi uang, masyarakat kota sangat punya banyak uang, jadi untuk membeli sesuatu sangat mudah.
2. Segmentasi demografik.
Segmentasi Demografik, yakni membagi pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan; usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, agama, ras, kebangsaan, pendapatan.Segmen utamanya adalah masyarakat semua kalangan usia yang berada di daerah Sumatera Selatan khususnya daerah kampus Universitas IGM.
3. Segmentasi Psikografik.
Segmentasi psikomotorik yakni membagi pasar menjadi beberapa unit berdasarkan,kelas sosial, gaya hidup, kepribadian. Pastinya gaya hidup dan kepribadian masyarakat kota dan masyarakat desa sangat berbeda, mayoritas di masyrakat desa tidak gemar untuk membeli jajanan di luar, lebih memilih makan masakan di rumah sendiri dari pada di luar. Sedangkan pada masyarakat kota terutama di lingkungan kampus universitas IGM lebih gemar untuk membeli jajanan di luar, karena lebih instan untuk memamakannya.
4. Segmentasi Tingkah Laku Demografik.
Segmentasi Tingkah Laku Demografik yakni membagi pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan pada, pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi terhadap suatu produk. Masyarakat kota terutama di lingkungan kampus universitas IGM lebih respon terhadap suatu produk, terutama dalam hal kuliner, terutama pada mahasiswa yang lebih mempunyai keinginan tinggi untuk menikmati berbagai kuliner di sekitar universitas IGM.
Dari segmentasi tersebut di pilih lokasi usaha di lingkungan sekitar kampus, guna untuk menarik pelanggan sebanyak-banyaknya.
2.3 Permintaan dan Penawaran
Permintaan yaitu jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli pada berbagai tingkat harga, waktu, dan tempat tertentu. Penawaran yaittu Adanya permintaan belum mewujudkan adanya transaksi jual beli di pasar tanpa adanya penawaran. Penawaran diperlukan untuk memenuhi permintaan. atau, adanya permintaan mendorong penjual untuk menyediakan dan menawarkan barang dagangannya. Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan penjual pada harga, waktu, dan tempat tertentu. Dari indikator yang lainnya, hal ini adalah faktor utama yang harus di perhatikan,yaitu menganalisis permintaan dan penawaran, dimana prdusen dapat mengetahui permintaan-permintaan dan penawaran-penawaran dari konsumen. cara ini adalah upaya untuk mencari responden dari produk yang dipasarkan, dengan cara ini dapat mengetahui apa yang di butuhkan dan apa yang di inginan dari konsumen, dimana konsumen harus merasa terpuaskan dengan apa yang disajikan dan dipasarkan, karena kepuasan dari konsumen adalah poin yang terpenting untuk kelangsungan bisnis. Kelangsungan dan berkembangnya bisnis tersebut, di dasari dari pelayanan yang sangat bagus dan memberikan cita rasa yang bisa membuat masyarakat tidak berpaling dari produk yang dipasarkan. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap individu memliki selera yang berbeda terhadap produk yang dipasarkan, keinginan masyarkat yang bervariatif terhadap suatu produk membuat produsen harus menciptakan suatu strategi dan rencana kedepan untuk menyesuaikan permintaan dari masyarakat, guna untuk mempertahankan pelanggan dan menambah pe langgan. Maka di butuhkan suatu analisa, dengan membuat kuisoner yang didalamnya terdapat penilaian-penilaian terhadap warung makan Pindang ikan dan tulang syukri guna untuk mengetahui responden dari masyarakat. Kuisoner ini sangat berperean penting untuk kelangsungan bisnis, setidaknya setiap tahunnya diberikan kuisoner ini kepada masyarakat, karena itu sebuah motivasi bisnis untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan yang terbaik untuk pelanggan.Dari data yang kami rangkum mengenai permintaan dan penawaran di Warung Makan Pindang Ikan Dan Tulang Haji Syukri adalah sebagai beriku:
1. Penawaran
Belakangan ini penggemar Pindang ikan dan tulang dibuat khawatir karena beredarnya kabar bahwa Pindang ikan dan tulang yang dijual di pasaran mengandung banyak bahan pengawet yang berbahaya untuk tubuh.Kini, Anda tidak perlu khawatir. Ada Pindang ikan dan tulang dengan rasa lezat yang bisa Anda nikmati tanpa takut akan bahaya bahan pengawet. Selain kompo Pindang ikan dan tulang sisinya yang sehat, Pindang ikan dan tulang ini juga amat memikat selera.Warna Pindang ikan dan tulang yang khas dan aroma yang menggoda selera yang ditawarkan membuat lidah yang memakan begitu penasaran untuk mencicipinya. Kalau biasanya penyajian Pindang ikan dan tulang yang monoton, tapi disini di dalam mangkok terdapat sayuranyang segar sebagai lalapannya dan Pindang ikan dan tulang yang besar dan dagingnya mudah di makan menambah kelezatan nya, kini kita bisa melahap Pindang ikan dan tulang dengan mantap dan puas.
2. Produk
Produk yang ditawarkan adalah produk Pindang ikan dan tulang yang memiliki cita rasa yang berbeda dan unik berbeda dengan produk Pindang ikan dan tulang lainnya. Kami memberi nama produk kami dengan khas nama “ Pindang ikan dan tulang haji.syukri”. Maksud dari produk kami adalah Pindang ikan dan tulang dengan rasa yang berbeda dengan rasa yang lainnya. Dengan mengombinasikan antara sayuran segar dengan pindang tulang dan ikan yang besar ukurannya dan warna nya yang menggoda selera terasa Pindang ikan dan tulang lebih nikmat. Pastinya kepuasan pelanggan adalah hal utama bagi Pindang ikandan tulang lebih nikmat. pastinya kepuasan pelanggan adalah hal utama bagi pundang ikan dan tulang haji syukri.
3. Place (tempat/lokasi)
Tempat yang dipilih untuk lokasi bisnis atau usaha tersebut, dipilih lokasi yang strategis, dimana lokasi tempat usaha ini, dekat dengan diantara banyak orang, dan akses transportasi untuk sampai di lokasi tersebut cukup mudah, baik pejalan kaki, atau berkendara pun mudah untuk ke lokasi tsrsebut, di mana lokasi ini dekat dengan jalan raya dan sering di pakai untuk aktivitas-aktivitas masyarakat setiap hari.Jadi siapapun bisa dengan mudah ke warung makan ayam bakar haji syukri. Lerak atau lokasi warung makan ayam bakar h.syukri sangat strategis, yaitu berada di pinggir jalan. Di sana adalah pusatkeramaian masyarakat, baik dari masyarakat ataupun dari mahasiswa. karena lokasi tersebut adalah kawasan mahasiswa-mahasiswa beroperasi di wilayah tersebut, jadi untuk mentargetkan omset yang tinggi dapat terealisasikan sesuai dengan keinginan produsen. Selain itu tempatnya juga bersih, baik meja makan, lantai, tempat duduk dan toilet untuk pelanggan semuanya bersih dan pastinya membuat makanan Pindang ikan dan tulang haji syukri higienis dan dihindarkan dari penyakit.
4. Price(harga)
Harga adalah sejumlah uang dan atau barang yang dibutuhkan untuk mendapatkan kombinasi dari barang lain yang disertai dengan pemberian jasa. Dimana harga dari produk tersebut disesuikan dengan harga bahan baku, dan disesuaikan dengan masyarakat. Menjadikan harga tersebut loyal dan masyarakat dapat menjangkaunya.Untuk harga yang ditawarkan oleh Pindang ikan dan tulang haji syukri adalah bervariasi.berikut ini adalah harga dari Pindang ikan dan tulang di warung makan Pindang ikan dan tulang haji syukri:
1. Nasi Pindang ikan dan tulang (ikan laut) ; Rp. 13.500
2. Nasi Pindang ikan dan tulang (ikan sungai) ; Rp. 15.000
3. Teh hangat ; Rp. 2.500
4. Es teh ; Rp. 2500
5. Jeruk hangat; Rp. 3000
6. Es jeruk; Rp. 3000
Pendekatan penetapan harga yang di pakai untuk warung makan Pindang ikan dan tulang haji syukri adalah;
1. Cost based pricing (penetapan harga berdasarakan biaya)
Metode Cost based pricing merupakan metode penetapan harga berdasarkan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk tersebut. Penetapan harga tersebut di pakai warung makan Pindang ikan dan tulang haji sykuri karena, pastinya untuk menentukan harga suatu produk tidak asal-asalan karena harus didasari perhitungan yang detail untuk menentukan nominal harga yang ditentukan. Perhitungan tersbut adalah mulai dari harga bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya-biaya lainnya terkait dengankelangsungan opesrasional warung makan Pindang ikan dan tulang haji syukri. Harga dari Pindang ikan dan tulang tersebut meskipun di hitung dari biaya-biaya bahan baku dan biaya-biaya lain, tapitetap untuk harga pindang ikan dan tulang di warung makan haji syukri sangat terjangkau dan harganya pas untuk masyar
akat khususnya di wilayah Sumatera Selatan,harganya Rp.13.500 untuk Pindang ikan dan tulang (ikan laut) dan Rp.15.000 untuk Pindang ikan dan tulang (ikan sungai).
2. Evaluasi harga.
Terdapat evaluasi harga pada warung makan haji syukri, yaitu pada saat kenaikan BBM dan sesudah kenaikan BBM, sebelum kenaikan BBM harga Pindang ikan dan tulang haji syukri turun Rp.1.500 dari harga sekarang, karena harga bahan baku cenderung murah dan masih belum naik untuk harga bahan baku, tapi setelah kenaikan BBM biaya bahan baku cenderung naik dari harga awal Membuat pemilik Pindang ikan dan tulang haji syukri mengevaluasi harga Pindang ikan dan tulang tersebut. Awal dari harga Pindang ikan dan tulang sebelum kenaikan BBM sebagai berikut;
1. Pindang ikan dan tulang (ikan laut) Rp.12.000
2. Pindang ikan dan tulang (ikan sungai) Rp.13.500
Setelah kenaikan BBM harga dari ayam bakar sebagai berikut:
1. Ayam potong bakar Rp.13.500
2. Ayam kampung bakar Rp.15.000
Kenaikan Rp.1.500 tidak membuat pelanggan pindah ke warung lain, karena apa yang di saijikan warung makan Pindang ikan dan tulang memuaskan sangat pelanggan. Terbukti saat ini masih banyak masyarakat yang makan di warung makan Pindang ikan dan tulang haji syukri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar